Ada Rahma di Jamda XV Blora 2019

Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Mabida Jawa Tengah, Ganjar Pranowo SH MIP, pada Selasa (27/08/2019) pukul 07.00 WIB, secara resmi membuka kegiatan Jambore Daerah XV Kwartir Daerah Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Mustika Kabupaten Blora.

Upacara Pembukaan Jambore Daerah XV Jawa Tengah tersebut Berlangsung meriah, dengan diwarnai pertunjukan paduan suara dan tari tradisional. Hadir dalam kegiatan tersebut Forkompinda Jawa Tengah, Forkompinda Blora, serta seluruh Bupati/Walikota dari seluruh jawa tengah, beserta Kontingen Jamda Masing – masing. i.

Jamda akan dipusatkan di bumi perkemahan Mustika atau di kawasan Super Mario, eks lapangan golf Blora.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan Jamda XV Jateng kali ini, seluruh kontingen dari 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. Kegiatan Jambore Daerah (Jamda) XV Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah yang diselenggarakan di Kabupaten Blora, 26-31 Agustus 2019. (teg/imm)

Kabupaten demak adalah salah satu peserta Jamda XV yang diadakan di Kab Blora. Kab DEmak mengirim 2 regu yaitu putra dan putri. Mereka berasal dari bermacam macam sekolah/madrasah yang tersebar di Kab Demak. Diantara peserta itu ada yang bernama Rahma Fauziatir R dari MTs NU Raum Wedung.

Rahma, biasa teman teman temannya memanggil sangat menyukai pramuka sejak duduk di MI. Rahma putri dari Ustad Rohmad Hidayat, M. Pd. I yang sejak kecil ingin menjadi profesor, sudah beberapa kali ia mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan pramuka. Kegiatan terakhir sebelum mengikuti Jamda XV di Blora adalah mengikuti Pergamanas di Cibubur Jawa Barat sekitar bulan Desember 2018.

Pergamanas adalah kegiatan kemah yang diadakan di Cibubur LP Ma’arif pusat. Pesertanya meliputi lembaga Ma’arif seluruh Indonesia. Menurut Rahma banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil dari mengikuti kegiatan pramuka. Selain banyak teman, kegiatan pramuka dapat menjadikan mental kita bagus, disiplin, serta mandiri. Masih menurut dia, dengan kegiatan pramuka kecintaan pada alam semakin bertambah dan pada akhirnya dapat mempertebal keimanan kedada sang skenario jagat Allah SWT.

Semoga apa yang disampaikan oleh rama bisa menjadi pelajaran pada kita semua bahwa tidakada sesuatu yang datang tiba-tiba. Harus melalu proses, kerja keras, pantang menyerah, namun jangan melupakan doa.

Amin